Mengenal katak pohon si "Amfibi"

Ciri ciri Katak Amfibi

Ciri-ciri katak pohon Polypedates leucomystax

  • Garis khas berwarna gelap membentang dari ujung snout melewati mata hingga ke bagian bahu menjadi salah satu tanda identifikasi utama.
  • Warna tubuh berkisar dari cokelat muda hingga cokelat tua, sering kali dengan pola garis atau bercak samar.
  • Terdapat corak bergaris pada limb (kaki) dan lengan
  • Jari tangan dan jari kaki melebar dengan ujung rata, kulit kepala menyatu dengan tengkorak, jari tangan setengahnya berselaput, jari kaki hampir sepenuhnya berselaput pada berudunya terdapat ciri khas berupa bintik putih di bagian moncong (Kusrini 2013).Katak pohon tersebar di Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, Cina, India, Malaysia, Myanmar, Nepal, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam dan Indonesia (Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan diintroduksi di Papua). Polypedates leucomystax memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di lingkungan hutan tropis, lahan pertanian, dan area pemukiman. Peran katak pohon secara ekologis adalah sebagai pengendali populasi serangga sumber pangan bagi predator indikator kesehatan lingkungan (bioindikator). Polypedates leucomystax merupakan spesies katak pohon yang sangat adaptif dan dapat hidup di berbagai tipe lingkungan, Habitat utamanya adalah: 
  • Lahan pertanian dan perkebunan
  • Kawasan pemukiman (halaman rumah, taman, parit, bahkan toilet luar ruangan)
  • Kebun dan pekarangan yang lembap Tepi sungai, kolam, sawah, dan genangan air
  • Hutan tropis dan subtropis (hutan hujan dataran rendah, hutan sekunder)

Habitat P. leucomystax di UB Forest banyak ditemukan di hutan lindung dan hutan produksi.

Informasi selengkapnya dapat dilihat pada artikel berikut.

https://ubforest.ub.ac.id/mengenal-katak-pohon-si-amfibi-pemanjat-ulung/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara katak beradaptasi?

Sistem Reproduksi Katak

Perbedaan Kodok VS Katak