Daur Hidup Katak

Katak merupakan hewan amfibi atau hewan yang hidup di dua alam yaitu air dan daratan. Katak dewasa berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur. Kebanyakan hewan amfibi termasuk katak adalah karnivora atau pemakanan serangga seperti jangkrik, rayap, lalat, nyamuk, dan laba-laba.  Meskipun terlihat mirip ternyata katak dan kodok itu berbeda. Perbedaan ini terlihat dari ukuran tubuhnya dimana kodok memiliki tubuh lebih besar, kulit tebal dan cenderung kasar, serta berbintik.

Sedangkan katak memiliki tekstur kulit licin berwarna hijau atau cokelat serta memiliki kaki yang panjang sehingga mampu melompat jauh. Sebelum mempelajari tentang siklus hidupnya, yuk simak fakta unik seputar katak terlebih dahulu: Umur katak bisa sangat panjang, jenis katak eropa contohnya bisa hidup hingga 10 sampai 12 tahun lamanya. Spesies katak terbesar adalah Goliath yang bisa tumbuh hingga 32 cm.

Katak adalah hewan yang memiliki suara yang indah, masing-masing katak bahkan memiliki karakter suara yang berbeda-beda lho! Metamorfosis katak terbilang cukup unik. Hal ini disebabkan katak kecil hidup didalam air menggunakan insang, namun ketika dewasa insang tersebut hilang dan digantikan dengan paru-paru. Ketika bertelur, katak betina dapat menghasilkan telur sebanyak 5000 hingga 20000. Biasanya setelah bertelur, induk katak tidak menunggu telurnya tersebut. Telur akan menetas dengan sendirinya, dan membiarkan berudu hidup mandiri tanpa bantuan induknya untuk mencari makan. Berikut ini siklus daur hidup katak yang perlu kamu ketahui.

https://www.tokopedia.com/blog/daur-hidup-katak-edu/?utm_source=google&utm_medium=organic

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara katak beradaptasi?

Sistem Reproduksi Katak

Perbedaan Kodok VS Katak