Sistem Reproduksi Katak

Sistem Reproduksi Katak

a. Sistem Reproduksi Katak Jantan

Pada bagian yang ditunjuk oleh huruf A merupakan organ testis pada katak jantan yang berhubungan dengan vas deferens dan ditunjuk dengan huruf B. Vas deferens berhubungan dengan ginjal yang berhubungan dengan ureter. Ureter berhubungan langsung dengan kloaka yang merupakan muara dari 3 buah saluran yaitu saluran pencernaan, reproduksi dan ekskresi.


b. Sistem Reproduksi Katak Betina

Pada bagian yang ditunjuk oleh huruf A merupakan organ ovarium. Organ yang ditunjuk huruf B adalah ovarium dengan telur di dalamnya. Organ yang ditunjuk C merupakan kloaka yang merupakan muara dari saluran pencernaan, ekskresi, dan reproduksi. Organ yang ditunjuk huruf D adalah oviduk atau saluran ovarium

c. Sel Sprematozoa Katak Jantan

Bagian yang ditunjukk oleh huruf A merupakan keseluruhan dari sel sperma katak jantan. Bagian yang ditunjuk oleh huruf B merupakan ekor sel sperma dan yang ditunjuk oleh huruf C adalah Kepala sel sperma.

d. Telur Katak Betina

Pada Ovarium Gambar yang ada pada hasil pengamatan pada sub bagian sel telur katak betina merupakan ovarium dengan telur didalamnya. Gambar yang ada pada sub bagian tersebut merupakan hasil pengamatan dari ovarium yang dipencet sehingga pecah. Kemudian hasil pecahan tersebut diamati dibawah mikroskop dan hasilnya sel telur terselubung oleh membran dengan inti sel ditengah. H. Pembahasan

a. Sistem Reproduksi Katak Jantan

Sistem reproduksi pada katak jantan terdiri dari testis, vas efferen, kemudian yang terakhir adalah kloaka. Pada organ testis iniah sperma akan dibentuk dan dimatangkan sehingga siap untuk membuahi sel telur. Selanjutnya setelah dimatangkan, sperma akan dialirkan menuju kloaka dengan melewati vas efferen menuju vas deferen yang kemudianberakhir pada kloaka. Pada vas deferen terdapat vesikula seminalis yang mengeluarkan zat sekresi yang berfungsi untuk menjaga supaya sperma tetap aman dan hidup. Namun pada pengamatan kali ini tidak nampak adanya vesikula seminalis, hal tersebut karena vesikula seminalis belum berkembang dengan baik atau tertutup oleh lemak. Hal ini dikarenakan vesikula seminalis merupakan pelebaran dari duktus wolffi (Tenzer, 2003). belum lagi lokasi vesikula seminalis yang berada dibawah jaringan lainnya sehingga tidak tampak pada pengamatan kali ini.

b. Sistem Reproduksi Katak Betina

Pada pengamatan kali ini, dapat dibuktikan bahwa ovarium katak betina keduanya berkembang dengan baik. Ovarium pada katak berjumlah sepasang (Mudite, 2011). Ovarium yang diamati memiliki warna putih kehitaman yang mana warna hitam tersebut adalah sel telur. Warna hitam ini disebabkan karena sel telur tertutp oleh folikel-folikel. Disebelah lateral ovarium terdapat saluran yang berfungsi untuk membawa sel telur dari ovarium menuju kloaka yang disebut saluran oviduk. Pada bagian posterior atau ujung oviduk yang berhubungan langsung dengan kloaka terdapat bentukan oviduk yang membesar seperti uterus. namun belum sejati yang bernama ovisac. ovisac ini berfungsi menyimpan telur sementara sebelum akhirnya dikeluarkan lewat kloaka.

c. Sel Sperma Katak Jantan 

Pada pengamatan kali ini sperma katak diamati dengan perbesaran 40x10 sehingga masih kurang tampak dan hanya bagian kepalanya saja yang tampak. Namun pada dasarnya setiap sperma memiliki bagian kepala, leher, dan ekor. Kebanyakan sperma dari genus Rana memiliki spermatozoa dengan bentuk khas, dengan kepala spermatozoa yang tebal dan ekor yang tipis (Kuramoto dan Joshy, 2000) . kepala dari sperma ini menyimpan inti nukleus yang jumlah gennya bersifat haploid. Pada bagian leher spermatozoa terdapat mitokondria yang merupakan sumber energi bagi sel spermatozoa agar dapat bergerak. Bagian ekor pada sperma merupakan flagel yang tersusun dari mikrotubul dan berfungsi menggerakkan sel.

d. Sel Telur Katak Betina

Pada Praktikum kali ini tidak ditemukannya ovum atau sel telur pada ovarium yang telah diamati. Namun pada dasarnya telur katak diselubungi oleh sel-sel folikel yang berada disekeliling sel telur tersebut. Semakin matang sel telur maka warna sel telur akan semakin hitam. Pada saat telur akan dikeluarkan dari tubuh katak, sel telur akan melalui oviduk yang

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara katak beradaptasi?

Perbedaan Kodok VS Katak