Resep Swike (Kodok)
Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah khususnya di Kecamatan Purwodadi, masyarakat mengolah katak menjadi hidangan khas bernama swike. Makanan ini berasal dari pengaruh masakan Tionghoa yang masuk ke Indonesia. Banyak orang menganggap tekstur daging katak mirip dengan daging ayam. Karena itu, tak heran jika Purwodadi dikenal dengan sebutan “Kota Swike” berkat popularitasnya.Biasanya, orang menyajikan swike dalam bentuk sup bening atau kuah kental yang berisi jahe, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Potongan daging katak empuk menjadi bahan utamanya. Warga kerap menyantap swike bersama nasi putih hangat, menciptakan kenikmatan yang khas. Biasanya, orang menyajikan swike dalam bentuk sup bening atau kuah kental yang berisi jahe, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Potongan daging katak empuk menjadi bahan utamanya. Warga kerap menyantap swike bersama nasi putih hangat, menciptakan kenikmatan yang khas.Salah satu tempat legendaris untuk menikmati swike di Purwodadi adalah rumah makan “Swike Asli Purwodadi”, atau lebih dikenal sebagai swike ‘Cik Ping’. Mereka telah mendirikan usaha ini sejak tahun 1901 dan kini generasi kelima keluarganya mengelolanya. Setiap hari, rumah makan ini mengolah sekitar 50 kilogram paha katak hijau. Koki meracik kaki katak dengan bumbu seperti jahe, bawang putih, garam, lada, dan tauco. Saat disajikan, swike diberi perasan jeruk nipis, taburan bawang putih goreng, dan daun seledri—menghasilkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan segar yang khas.
https://foryourplate.id/swike-antara-lezatnya-rasa-kaya-gizi-dan-batas-halal-haram-di-meja-makan/

Komentar
Posting Komentar